Tips Jalan-jalan untuk ibu hamil [ 11/12] : Oleh-oleh & titipan

Blog sebelumnya saya berbagi cerita tentang Tips ibu hamil biat tetep segar bugar saat jalan-jalan.

Kali ini saya mo berbagi cerita tentang Oleh-oleh dan titipan

Entah siapa ya pencetus ide oleh-oleh dan titipan ini, yang pasti saat ini saya sedang tidak ingin mengikuti budaya ini hahaha..

Sebelum hamil memang saya termasuk rajin ngubek-ngubek China Town, misalnya, untuk beli oleh-oleh khas Singapore untuk orang sekampung raya. Gak cuma untuk keluarga dan para pegawai, tapi juga untuk teman-teman di geng ini, geng itu, tante ini, tante itu, om ini itu dst dll dsb. Kadang saya buka orderan buat yang mo nitip barang yang tokonya kebetulan saya akan datangi.

Semua oleh-oleh dan barang titipan itu kami cari dengan semangat, senang hati dengan motivasi nemu tempat baru juga. Kami buatkan list sejak dari Jakarta, tujuan tempat oleh-oleh, menyiapkan cadangan tas untuk menampung oleh-oleh tsb ( biasanya bawa tas ikea yang biru plastik itu lho, buat naro baju kotor, trus oleh-olehnya tersimpan aman di koper ), juga pastinya kami menyiapkan extra bajet untuk itu semua ( beli barangnya dan kelebihan bagasinya-kalo naik Air Asia ).

Semuanya kami lakukan dengan gembira dan ikhlas!

Lalu tiba saatnya kami harus jalan-jalan dengan kondisi hamil atau dengan anak-anak atau dengan ibu saya yang udah lansia.

Hoo, semua menjadi merepotkan ternyata, serapi apapun itu rencana belanja oleh-oleh yang sudah kami siapkan

Akhirnya sekarang menyerah! Saya hanya beli oleh-oleh untuk orang tua, mertua, kakak-kakak, adik, keponakan, asisten rumah tangga dan supir saja. Paling tambahan untuk tim saya dan suami yang ketiban kerjaan selagi kami jalan-jalan hehe.

Acara hunting oleh-oleh itu sungguh melelahkan bumil. Di lokasi belanja aja udah bejibun kantongan gembolan untuk ditenteng-tenteng saya dan suami saya yang juga masih harus menggandeng anak kami. Packing menjadi menyulitkan dengan kondisi perut besar, harus ngatur ulang terus menerus sampe muat semua di koper dan tas-tas. Semuanya harus muat, ya baju kotor, belanjaan pribadi, oleh-oleh sekampung semua harus bisa masuk di koper! Dan itu bisa dilakukan sampe malem hari, jam 11 – 12 malem baru kelar. Capek, kelaperan, harus cari makan lagi udahannya. hahaha.. ternyata kalo ga direncakan dengan matang pun, oleh-oleh dari bumil bisa jadi nyebelin doang isinya ya..

Akhirnya sejak saat itu kami memutuskan untuk gak lagi mikirin oleh-oleh atau tidak lagi bersedia menerima titipan uang untuk beliin barang. Kami hanya fokus beli oleh-oleh untuk keluarga, pegawai dan tim saja, itupun cokelat karena saya penggemar coklat. Jadi kalo gak abis, saya yang makan hehe..

Daan, ternyata jauuuhh lebih menyenangkan! Karena waktu yang biasanya kami khususkan ke tempat oleh-oleh, jadi kita pake untuk explore sisi kota lainnya. Bajet yang biasa kami siapkan untuk beli oleh-oleh atau untuk kelebihan bagasi, udah pasti menjadi lebih hemat. Daan penting ni, tenaga untuk packing sampe larut malam, jadi lebih rileks leluasa tiduran nonton tayangan lokal atau nonton film di kasur hotel hehe.

Inget aja, inti dari bumil travelling ini harus bikin happy. Kalo hunting oleh-oleh bikin happy ya lakukan saja.

 

So have a great holidayyyy..

Blog berikutnya ( terakhir ) hanya galeri foto aja 😉

 

IMG_4017
Dulu, hobi banget hunting oleh-oleh. Sekarang, nyaman banget gak mikirin oleh-oleh. Banyak waktu luang sama keluarga seperti ini dan jauh lebih hemat biaya, waktu dan tenaga. 

 

 

Iklan

Satu pemikiran pada “Tips Jalan-jalan untuk ibu hamil [ 11/12] : Oleh-oleh & titipan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s