Tips Jalan-jalan untuk Ibu Hamil [ 1/12 ]

Serial khusus untuk ibu hamil ini kita kasih hashtag #BumilTrip sama #TipsJalanJalanAlaBumil

Saya dan suami adalah pasangan doyan jalan-jalan. Saat hamil dan saat bayi kami umur 5bulan ( sebelum MPASI ) tidak menjadi halangan untuk tetap melakukan jalan-jalan.

Hal ini kami lakukan hanya dengan pikiran sederhana aja, seperti :

“ntar kalo dah lahiran pasti lebih rempong lagi dah”,

atau,

“Ntar abis MPASI trus jalan-jalan makanan buat baby ada ga disana? Kan kl masi asi ekskusif makannya dia lebih gampang. Tinggal buka deh hehe”Dll dsb dst

Maka itulah kami selalu merencanakan jalan-jalan keluarga setiap hamil atau saat bayi belum MPASI.
So intinya, selama jalan-jalan ini bumil harus happy dan ga capek. Gak buang waktu DAN GAK BUANG TENAGA. Hehe penting yah saya kasih kapital and bold. Perjalanan yang direncanakan sebaik-baiknya sudah pasti membuat hari-hari anda selama travelling lebih efektif dan efisien.

 

Saya pribadi melakukan jalan-jalan tsb saat hamil anak pertama, dengan usia kehamilan 7 bulan ke Garut berdua suami ( dan karena rencana kurang matang, mobilnya mogok di Garut. Abis deh waktu, tenaga, biaya )
Lalu kehamilan anak kedua, dengan usia kehamilan 4 bulan ke Tokyo bersama suami, anak laki-laki saya ( saat itu 3.5tahun ) dan ibu saya ( saat itu 68tahun ). Setelah dari Tokyo saya juga ke Bali saat usia kehamilan 5 bulan berdua saja dengan anak laki-laki saya ( meskipun di hari terakhir bapaknya nyusulin ).

Kehamilan anak ketiga, saya ke Singapore saat usia kehamilan 4 bulan, bersama suami dan anak laki-laki saya ( saat itu usia 6 tahun) juga ke Hong kong & Shenzhen saat usia kehamilan 6 bulan ( saat ini anak ke dua kami sudah almarhum, jadi jalan-jalan bumil dilakukan bertiga lagi )

 

Pengalaman bumil jalan-jalan tsb udah pasti heboh dan seru, yang membuat saya ingin berbagi dengan membuat 12 serial artikel tentang jalan-jalan menyenangkan untuk bumil ( menurut saya sih menyenangkan karna ga buang waktu dan tenaga ).

Semoga bermanfaat deh blognya dan selamat menikmati..

1. Lakukan bepergian di trisemester 2 atau sesuai anjuran dokter
Jika anda memiliki catatan kesehatan yang fit selama kehamilan, semester kedua adalah waktu yang tepat untuk travelling. Pastinya sudah banyak penyesuaian antara fisik, hati, dan pikiran kita yang membuat jalan-jalan lebih lancar.Misal udah ga sering morning sick dan badan sudah terasa segar.

Sebelum berangkat, jangan lupa minta surat keterangan dokter bahwa anda adalah ibu hamil yang sehat untuk bepergian. Beberapa airlines menolak jika usia kehamilan diatas 28 minggu.

Contoh surat dokter yang ternyata ga kepake juga hehe. Hanya untuk back up disimpan kalo ditanya petugas aja..

 

 

 

Jangan berhenti berolahraga. Manfaatnya terasa karena selama jalan-jalan akan sangat membantu mengurangi back pain atau keluhan sakit lainnya. Saya pribadi sejak tau hamil diusahakan selalu jalan kaki setiap pagi, juga yoga di pagi dan sore hari. Kadang berenang/pregnancy workout lainnya, di weekend.
Saat sudah sampai kota tujuan, lakukan yoga setiap pagi dan sebelum tidur. Saya biasa melakukan yoga pagi seperti ini

http://youtu.be/utINxvh-h9Q

Atau ini

http://youtu.be/AXLByNUp64c

Dan yoga malam seperti ini

http://youtu.be/vzc21Fn1aYY

 

Nikmatin view page sambil yoga

 


 

Di pesawat. Saat boarding katakan kepada petugas jika anda sedang hamil agar diprioritaskan masuk ke dalam pesawat lebih dulu ( bareng sama penumpang disable dan keluarga dengan anak yang banyak ).
Selama di dalam pesawat, jangan lupa sering minum, sering ngemil dan sering ke toilet. Agar ada pergerakan di dalam badan kita. Maka penting saat check in memilih kursi yang tepat. Saya sendiri sukanya duduk di paling depan karna space untuk kaki lebih lega.

Oh ya. Dari ke tiga negara tersebut, warga Singapore dan Jepang sangat tanggap terhadap bumil. Mereka sigap memberikan prioritas untuk bumil. Di Jepang ada gantungan kunci “bumil” untuk dipasang di tas, jadi biarpun perutnya masih terlihat kecil kalo kita pake tanda itu saat di dalam kereta, akan mendapatkan tempat duduk prioritas. Kalo di Hong kong? waduh sikat sikut aja tabrak tubruk dah hahaha

 

Saat ke Hong kong, kami menggunakan China Airlines. Pas berangkat salah pilih kursi, di tengah banget, jadi susah ke toilet deh. Fasilitasnya ada TV dengan film-film baru, jadi 5 jam di pesawat lumayan dapet 2 film. Sebaiknya cari airlines yang direct, yang ga perlu transit, demi hemat waktu dan tenaga

 

 

Saat check in dan boarding, katakan anda sedang hamil. Biar diprioritaskan untuk masuk pesawat duluan. Karena biarpun perut gede, ada aja kok orang-orang yang ga peduli sama bumil haha.. Gapapa juga sih, cuma pengen jegal aja
Sekelarnya urusan imigrasi dan bagasi, jangan lupa pipis! Karena bisa jadi anda susah menemukan toilet di tempat umum ( seperti di Hong kong, susah banget nyari toilet )

 

 

Blog berikutnya, saya mau share tentang Bepergianlah dengan pasangan/keluarga.

 

 

Iklan

Satu pemikiran pada “Tips Jalan-jalan untuk Ibu Hamil [ 1/12 ]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s