#Ehses40 : Sky is the limit

Sky is the limit?

To be old and wise you must first to be young and stupid.

Ho..bangganya aku pernah bodoh, hedon, rugi, dan sotoy. Di usia 20an seringkali kesel kalo ide/konsep/mimpi kita “diambil/diakui” orang. Gak jarang sampe konfron orang-orang yang berani “mencuri ideku” itu.

Hahah!

Sekarang, setelah melewati 4 dekade, ternyata itu konyol! Mana ada karya super original di dunia ini. Yang ada hanyalah inovasi, inspirasi dan referensi. Yang kemudian diolah untuk berbagai tujuan hidup atau hanya sekedar untuk kenyamanan. Semua sah. Tertulis di bible ” There is nothing new under the sun” Ecclesiastes 1:9

Sekarang, setelah melewati 4 dekade, lebih penting adalah perkara mewujudkan mimpi, menjalani proses kreatif-inovasi-teknis, juga konsisten dengan sabar dengan komitmen dan pastinya siap mental dengan hasil mimpinya tsb. Berhasilkah atau gagal? Bermanfaat untuk banyak orang atau malah mengalami kerugian.

Bahkan lagu, pakaian, makanan atau bangunan yang diduga hasil meniru pun, memiliki proses, dampak dan detail yang berbeda dengan contekannya.

Celakalah orang-orang yang mencari mimpi dengan jalan pintas. Gak pernah berjuang. Gak pernah bertempur. Tapi mendapatkan segalanya dengan instan. Hoo, mereka tidak akan pernah jadi pemenang dalam hidup ini kan? ( baca : loser, dan saya sudah punya banyak contoh sangat nyata dalam kehidupan sehari-hari )
Sampe disini, makin yakin, porsi tepat untuk mimpi adalah 50%, sisanya adalah bekerja, berkarya dan terus bersyukur. Semua mimpi ada tempat, jalur dan waktunya sendiri-sendiri. Sabar. Proses itu ada karena gak semua bayi pas lahir bisa langsung lari. Artinya, Dia ngajarin proses lewat banyak hal yang gak boleh kita luput. Once kita cuekin, ya nikmatin saja menjadi orang tidak berdaya dan tidak berguna.
Just working hard on your dream. The limit is not in the sky. The limit is in the mind.
Be creative, stay humble and keep the positive attitude

Screen Shot 2016-01-19 at 8.33.29 AM

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s