#100hariRIPAlinea : Move On..

#100hariRIPAlinea : move on..

Dalam seratus hari meninggalnya my baby, Alinea Jazz Xadika, selalu ada waktu untuk move on..

Selesai sudah serial tulisan #100hariRIPAlinea. Serial tempat saya banyak belajar dari guru terbaikku saat ini, yaitu alm. Alinea Jazz Xadika. Yang dalam 9 bulan 18 harinya, banyak memberikan pelajaran hidup terbaik yang pernah ada. Semoga serial tulisan #100hariRIPAlinea bisa berguna untuk ibu lain yang memiliki takdir yang sama denganku.

I’m a lucky mom.

—————————————————————————————————-

Masih belum menyerah saya memahami arti kata “IKHLAS”

Diucapkannya tu gampang banget lho.

Hampir semua orang mengucapkan kata tersebut dengan RINGAN!

Mungkin juga itu adalah hal mudah yang biasa mereka lakukan setiap hari.

Kalo saya sih ga paham arti kata tsb.

Padahal saya ditinggal papa saya selamanya sejak umur 11 tahun. Diminta ikhlas.

Pas mo merit, banyak diragukan untuk menikahi pasangan saya sekarang yang berbeda agama dan 8 tahun lebih muda. Diminta ikhlas.

Saya pernah dipecat dari pekerjaan yang saya cintai, 4 bulan setelah anak pertama saya lahir. Diminta ikhlas.

Dan sekarang ditinggal selamanya oleh bayi lucu saya yang lagi sibuk ng-ASI. Juga diminta ikhlas.

Menurut saya, memahami “ikhlas” memang butuh latihan.

Butuh iman. Butuh perenungan.

Butuh banyak ngobrol dengan siapapun dan berkomunikasi dengan-Nya.

Mungkin iklas itu artinya belajar tenang.

Atau belajar ngalah.

Atau belajar berhenti mencari jawaban.

Dan belajar cari solusi.

Belajar dewasa.

Belajar melepaskan.

Belajar bersyukur.

Belajar mengerti bahwa tidak semua orang seberuntung saya.

Belajar ignore kesialan dan menghitung terus kesempatan bagus yang sudah diberikan.

Belajar menghargai cobaan dan tantangan.

Belajar merasa cukup.

Belajar tau diri.

Belajar rendah hati.

Belajar mengerti orang lain.

Belajar berusaha mengerti takdir.

Belajar berpikir positif.

Belajar memaafkan diri sendiri dan masa lalu.

Belajar melakukan semua dengan suka cita

Belajar menerima masa kini.

Belajar meninggalkan comfort zone.

Belajar berani menghadapi cobaan.

Belajar menunggu saat yang tepat.

Belajar menjadi diri sendiri tanpa membandingkan.

Atau belajar bergembira dalam penderitaan.

Karena penderitaan membuat orang menjadi tekun.

Ketekunan membuat orang tahan uji.

Tahan uji menimbulkan pengharapan. Juga iman. Dan kasih.

Maka, ikhlaskan saja..

Semuanya hadir sesuai tempat dan waktunya.

Kata orang, ikhlas itu tanda naik kelas.

Buat saya, itu hanya fase hidup yang menguatkan kemampuan.

Apapun itu, buat saya saat ini, ikhlas menuntut untuk move on.

Melanjutkan hidup dengan lebih rileks dan nrimo.

Sampai hari ini pun masih belum ada hasrat untuk memiliki target yang menggebu-gebu seperti sebelumnya.

Lebih memilih mengerjakan semua yang membuat hati senang.

Dan perlahan tapi pasti, menyusun dan menjalankan mimpi bersama pasangan dan anak.

Menikmati momen saat ini demi memiliki kenangan manis di kemudian hari.

Menyimak proses dan tidak perlu bergegas lagi.

Mencoba lagi menjalani takdir dan mimpi di jalan yang benar.

Banyak bersyukur atas kehilangan kesayangan kami, Alinea Jazz Xadika.

Dan selalu berserah pada-Nya, bahwa semua hanya pinjaman yang harus dirawat.

Sambil menunggu saat berkumpul kembali bersama semua kesayangan.

Terima Kasih Tuhan. Atas semua kesempatan hidup yang sudah Kau berikan padaku..

Blessed!

——————————————————————————————————–

Alinea itu pas lahir lagu pengiringnya Smiling Faces by Incognito.

Dan selama 9 bulan 18 hari dia hidup, terbukti dia selalu banyak senyum.

Kenang anakku, si bayi manis lucu yang selalu tersenyum,

mengajarkan,

bahwa dengan siapapun, dalam kondisi apapun,

ketika kita tersenyum, hanya tersisa rasa damai saja.

… dan percayalah, semua akan baik-baik saja..

I’m a lucky mom.

When someone leaves, it’s because someone else is about to arrive 😉

Paulo Coelho

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s