#100hariRIPalinea : Menangislah…

#100hariRIPalinea : Menangislah…

Dalam seratus hari meninggalnya my baby, Alinea Jazz Xadika, menangislah…

Salah satu cara melewati kesedihan dan menikmati masa berkabung adalah dengan menangis. Bukan hanya karena menangis adalah ungkapan sedih saja, tapi juga lebih kepada agar mengerti “ahli kehilangan”.

Ekspresikan saja rasa cinta yang kita punya. Mau berlebihan atau hanya diam juga bebas aja. Yang penting, hormon sedih itu harus dilepaskan. Tenang saja, menangis bukan tanda perlemahan. Menangis itu manusiawi.

Release your stress, kalo kata psikolog anak saya mah gitu.

Semua beban ketegangan, rasa penat, perasaan hati yang hancur, wajib dilepaskan agar peran badan lebih ringan dan kembali normal. Saya sendiri, orangnya ekspresif banget, jadi mudah banget menangis. Itu aja saya masih bisa merasakan ketegangan otot di bagian pundak yang sampe butuh berhari-hari untuk dikendurkan lagi. Gak kebayang kalo saya jaim nahan-nahan nangis. Kaku banget pasti badan saya.

Banyak tamu yang meminta untuk tidak menangis berlebihan. Dengarkan saja, sekaligus ignore. Menghargai simpati mereka sekaligus memahami bahwa mereka tidak semuanya paham betul arti kehilangan anak. Lagian saya percaya, setiap ibu yang kehilangan bayi, memiliki irama duka yang berbeda. Jadi dia mau nangis berlebihan pun seharusnya sah aja, sebagai ungkapan duka kehilangan. Dan setiap keluarga punya kebiasaan tersendiri dalam menghadapi musibah. Hormatilah momen berduka orang lain. Kami hanya butuh dipeluk, bukan dinasihati apalagi di-judge!

Jadi, bersyukur masih bisa menangis. Tandanya kita masih punya perasaan. Semua kejadian buruk dan semua kejadian baik memiliki perayaan yang berbeda. Yang penting menyadari, bahwa kejadian baik adalah energi untuk memotivasi. Kejadian buruk adalah pelajaran untuk semakin tau diri.

Saya yakin, tidak ada takdir yang lebih baik dan lebih buruk. Setiap orang memiliki anugerah dan cobaan yang dibutuhkan untuk melengkapi jalan hidupnya sendiri. Kita yang cuman remah remah dihadapan-Nya, bersiap saja dengan cobaan dan keriaan yang berikutnya.

All change will be challenged.

Specially in the beginning.

Be prepared.

Be kind.

Iklan

3 pemikiran pada “#100hariRIPalinea : Menangislah…

  1. Deep condolences, ketika aku melewati hari-hari berat tersebutpun hanya tangis yang meyelamatkanku. Pasrah dan ikhlas cuma mudah diucapkan tidak sejalan dengan kita yang mengalaminya. Salam kenal sessa,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s