Hari Ibu : bugung..

20131222-230324.jpg

Bisa gak ya aku kayak kamu..

Tu perempuan paling hebat yg pernah gw tau..

Jadi janda dari taun 1987. Ditinggal mati bojone tentara kere tanpa tabungan tanpa harta melimpah dengan 4 anak masih mendelik butuh biaya sekolah.

Si sulung, baru mau lulus SMA.
Si anak ke-2, baru kelas 1 SMA.
Si anak ke-3, baru mau lulus SMP.
Si bungsu, baru mo lulus SD, 11 taun umurnya waktu itu.

Hari ini hasil kerja keras hidupnya adalah :
Si sulung berkeluarga di Tokyo, jadi seorang profesor hasil beasiswa dan kerja kerasnya sejak taun 1987 tinggal di Jepang.
Si anak ke-2, jadi ibu rumah tangga dengan anak-anak super berprestasi.
Si anak ke-3, ibu bekerja sebagai produser di stasiun TV dari taun 94.
Si bungsu, disekolahin arsitektur, diarep jadi arsitek hebat malah jadi ibu rumah tangga yang kerja sesukanya dan masih sering clueless+gagal ngadepin 1 anak sambil hamil even suaminya hebat.

Dan si bungsu sekarang 37th, so udah sekitar 26 th ngeliatin jungkir baliknya perempuan hebat itu bekerja keras ga brenti cari ongkos anak2nya sekolah. Sekaligus tetap menjaga keharmonisan keluarga. Belum termasuk kami, putra putrinya, harus sering ngeliatin dan ngalamin sebagai anak dari janda yang rajin dijudge dan dipandang tidak selalu terhormat dari lingkungan sekitar.

So, yang ada, selama 26taun juga jadi paham, bahwa menjadi perempuan tegar, perempuan mandiri, sederhana, tahan banting dan cinta keluarga, adalah harga mati yang diwariskan perempuan hebat itu kepada kami putra putrinya.

Sebelum pasangannya meninggal pun, perempuan hebat ini sungguh pegang peranan baik & benar jadi istri ABRI, yang harus selalu support suami membela negara, dan kadang selalu mengorbankan waktu untuk keluarga. Bukan tipe ibu yang bisa nemenin anak-anaknya bikin PR, bukan tipe ibu yang kalo ada uang memanjakan anak-anak dengan mainan. Dan jauuh dari tipe ibu pencitraan macam ibu-ibu jaman sekarang.

Tapi semua nilai hidup yang sederhana dan tulus, udah lebih dari sempurna diajarkan oleh si perempuan hebat itu.
Bahwa semua hal-hal kecil, memori&moment paling nyaman yang pernah kami alami bersama, itulah yang dia wariskan yang disebut Cinta.

Someday, aku mau seperti perempuan hebat itu. Dikenang anak-anaknya sebagai ibu yang tegar, perempuan mandiri, sederhana, tahan banting dan cinta keluarga.

Selamat Hari Ibu, bugung..
Dan semua ibu-ibu di seluruh muka bumi ini..

– si bungsu yang masih usaha bgt jadi ibu yang tulus

20131222-231143.jpg

Iklan

Satu pemikiran pada “Hari Ibu : bugung..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s