[ ASI ] KEGAGALAN PROGRAM ASI by dr.Purnomowati S.Pujiarto, SpAK, MMPed

 

Dikutip dari buku Seri Kesehatan Anak Intisari, Panduan Praktis Kesehatan Anak, Bayiku Anakku, dr.Purnomowati S.Pujiarto, SpAK, MMPed

 

Boleh dikatakan,  hampir semua ibu tahu pentingnya pemberian ASI ekslusif selama 6 bulan, dan bahwa sedapatnya ASI diberikan terus sampai anak berusia 2 tahun. Namun, ternyata tidak sedikit yang gagal melakukannya.

 Penyebab gagalnya program ASI ekslusif ini antara lain adalah akibat diperkenalkannya botol dan susu formula pada awal kehidupan si bayi. Selain itu, juga karena kondisi psikologis ibu, dimana ibu merasa tidak yakin akan kecukupan ASI-nya bagi bayi. Alasan karena ibu bekerja juga menjadi penyebabnya, walau banyak juga ibu yang bisa meneruskan pemberian ASI pada bayinya sambil terus membina karir di luar rumah. Selain itu, puting susu ibu yang terbenam, terluka, payudara membengkak, dan mastitis, serta penolakan bayi setiap akan disusui, atau bayi menggigit puting susu ibu, menjadi penyebab lain tidak berhasilnya program ASI ini.

Itulah sebabnya, sejak awal bayi harus sudah diperkenalkan dengan payudara. Jangan beri susu formula dengan alasan ASI belum keluar. Bagaimanapun bayi baru lahir bisa bertahan sampai 48 jam tanpa asupan. Hindari pula memberikan ASI dengan dot karena kebiasaan ini membuat bayi malas mengisap ASI dari payudara.

Pada hakekatnya, dengan kesabaran, ketegaran, dan latihan,  seorang ibu pasti bisa berhasil memberikan ASI selama mungkin. Sebenarnya, menyusui merupakan suatu proses alamiah, yang juga melibatkan proses belajar dan berlatih bagi ibu. Dalam hal ini dukungan suami dan anggota keluarga sangat menentukan keberhasilan program pemberian ASI. Bila perlu, libatkan semua anggota keluarga untuk memperoleh nasihat professional perihal pemberian ASI. Satu hal yang juga sangat bermanfaat adalah melakukan diskusi dengan ibu-ibu yang berhasil menyusui bayi dalam waktu lama.

+ check this out http://www.facebook.com/album.php?aid=140326&id=784939471

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s